Antara Habibie dan Harmoko

Januari 24, 2008 at 8:28 am Tinggalkan komentar

BJ Habibie adalah mantan menristek dan sebelum menjadi presiden merupakan wakil presiden mendampingi Soeharto. Sedangkan Harmoko adalah Menteri Penerangan di masa Orde Baru dan Harmoko ini merupakan menteri yang paling fasih atau corong Soeharto untuk menyampaikan pesan-pesan. Sehingga Harmoko terkenal dengan ucapan yang sering dilontarkan ‘Sesuai petunjuk Bapak Presiden’.

 Pada masa kedua tokoh Orde Baru ini merupakan ‘anak emas’ Soeharto, mereka selalu mendapat perlakukan istimewa karena selalu menurut apa perintah dan kata Soeharto. Tetapi kedatangan ‘anak emas’ ini tidak mendapat respon yang positif dari keluarga Cendana.

Kedatangan anak emas ini dianggap angin lalu. Kuat dugaan, para keluarga Cendana masih menyimpan rasa dendam dan sakit hati terhadap Habibie dan Harmoko karena ikut serta untuk melengserkan Pak Harto. Karena tidak sepaham dengan Sang Ayah, para keluarga Cendana menganggap ‘anak emas’ sudah berubah menjadi anak ‘anak durhaka’.

Berubahnya status anak emas menjadi anak durhaka ini pada saat Seoharto mengundurkan diri menjadi presiden pada Mei 1998 lalu dan dari pengunduruan itu, Habibie pun naik menjadi Presiden. Sejak saat pergantian tahta itu hubungan anak emas pun merenggang dengan Cendana. Permainan politik ini akhirnya membuat anak anak Soeharto mengeluarkan ‘anak durhaka itu’ dari lingkungan kekerabatan Cendana.

Mungkin dari dendam itu anak anak Soeharto mengingatkan para petugas RSPP agar tidak mengijinkan kedua tokoh ini bertemu langsung dengan Soeharto. Alhasil, Habibie dan Harmoko gagal melihat dari dekat Soeharto. Anak yang sudah dianggap anak durhaka itu hanya melihat Soeharto terbaring dari balik kaca karena tidak diijinkan petugas melihat secara langsung.

Begitu juga dengan anak anak Soeharto, tidak satupun dari mereka yang datang menemui langsung Habibie dan Harmoko, padahal dulunya kedua tokoh ini merupakan anak kesayangan saat Soeharto menjabat presiden.

“Mungkin rasa emosional keluarga Cendana terhadap Habibie dan Harmoko ini tanpaknya belum habis karena dianggap tidak setia,” kata Direktur Eksekutif SSS (Soegeng Sarjadi Syndicate) Sukardi Rinakit di Hotel Grand Melia, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta.

Sebagai orang yang pernah dibesarkan Soeharto, mereka dianggap tidak dapat menjaga Soeharto, tetapi malah ikut dalam manuver politik para penentang Soeharto.
Kalau atas dasar itu, saya rasa hal yang masuk akal dan bisa dipahami kalau keluarga Soeharto tidak mau menemui Habibie,” tutur Sukardi.

Menanggapi adanya respon negatif yang ditunjukkan oleh keluarga Cendana, Habibie hanya menjawab, “Anda bisa temukan jawabannya di buku saya ini,” sambil memperkenalkan buku otobiografinya berjudul Detik-detik yang Menentukan, terbitan 2007.

Dalam buku itu tertuang tulisan kekecewaan Habibie kepada Soeharto karena tidak bisa berkomunikasi langsung “Pak Harto betul betul telah ‘menghina’ saya.. Saya sangat kecewa karena saya diperlakukan tidak wajar, namun saya tetap sabar dan tenang sambil membaca beberapa ayat Alquran yang saya hafal’, kata Habibie dalam bukunya.

Menurut Habibie, Soeharto mulai tak mau menyapanya sejak 21 Mei 1998, beberapa saat sebelum Soeharto berpidato mengumumkan pengunduran dirinya.

“Pada saat itu, saya sangat tegang melihat Pak Harto yang melewati saya begitu saja, Pak Harto terus melangkah ke ruang upacara dan “melecehkan” keberadaan saya di depan semua yang hadir. Betapa sedih dan perih perasaan saya ketika itu,” tulis Habibie.

Ditempat terpisah, orang dekat Habibie, Dewi Fortuna Anwar juga mengatakan, Habibie dan Soeharto secara fisik tidak pernah bertemu sejak 21 Mei 1998. “Mereka tidak pernah bertemu secara langsung,” kata Dewi.

Namun, Habibie dan Soeharto masih kontak-kontakan, termasuk saat Pak Harto ulang tahun, Pak Habibie meneleponnya.

Hal ini dilakukan untuk menjaga rasa silaturahmi, tetapi saat itu Pak Harto sendiri yang minta Habibie tidak menemui, karena kontraproduktif di saat situasi politik mendorong The Soehartonisasi,” papar Dewi.

Harmoko yang sebelumnya dikabarkan tidak akan datang menjenguk Soeharto akhirnya datang juga ke RSPP Rabu (16/1) malam. Dengan mengenakan kemeja coklat dan berpeci, Harmoko turun dari mobil Toyota Land Cruiser hijau.

Kedatangannya ini sangat mengagetkan para pengamat poltik, pasalnya sudah sekian kali Soeharto masuk RSPP, baru kali ini Harmoko datang membesuk. Namun Harmoko membantah ada permusuhan dengan Soeharto. “Saya tidak ada masalah dengan Pak Harto dan pada saat itu kami masih sempat bertemu,” kata Harmoko.

Selama duapuluh menit di RSPP, bekas ‘corong’ penguasa Orde Baru itu mengaku tidak bisa ketemu langsung dengan Soeharto. Pasalanya kata Harmoko, Sang ‘Smilling General’ tengah tidur diruang ICU. mangontang silitonga

Entry filed under: TOPIK UTAMA. Tags: .

Menyoal Kasus Korupsi Lili Asdjudiredja MISTERI TENGAH MALAM

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Januari 2008
S S R K J S M
« Des   Feb »
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28293031  

Blog Stats

  • 6,970 hits

Klik tertinggi

  • Tak ada

Kategori

NOMOR TELEPON PENTING

Pengaduan Hukum & HAM Komnas HAM 021-3925253 YLKI 021-7971378 LBH Jakarta 021-3145518 PBHI 021-322084 POLISI Mabes Polri 021-7218555 Polda Metro Jaya 021-5234000 Polres Jakarta Pusat 021-3909921-22 Polres Jakarta Utara 021-431394 Polres Jakarta Barat 021-5480303 Polres Jakarta Selatan 021-7206004 Polres Jakarta Timur 021-8191476 KODAM Kodam Jaya 021-8090837 Kodim Jakarta Pusat 021-6540103 Kodim Jakarta Utara 021-6512584 Kodim Jakarta Barat 021-5671189 Kodim Jaksel 021-7203070 Kodim Jakarta Timur 021-4804719 PEMADAM KEBAKARAN Jakarta Pusat 021-3841216 Jakarta Barat 021-5682284 Jakarta Timur 021-5852150 Jakarta Utara 021-493045 Jakarta Selatan 021-7694519
Jangan Asal Copy Paste Ya...

%d blogger menyukai ini: